Jumat, 28 September 2012

Data Mengalir Sampai Jauh ...

Masih ingatkah penggalan gambar dibawah ini ? . Yup itu salah satu penggalan dan bagian dari aliran data SIM di tingkat Korkot . Tentunya sudah mahfum, bahwa ujung tombak terisinya form-form bantu SIM adalah teman-teman TF. Dengan hardcopy yang sudah diverifikasi TF. Data yang sudah di terimakan kemudian di cross check kembali dengan Rekan Assistant yang lain. Nah ....

Aliran SIM Data - Internal Korkot

  1. Dalam gambar tersebut KORKOT memiliki peran dalam memverifikasi dan mem-approve Form SIM dari TF. Fungsi ini bisa dimaknai sebagai pintu awal dari verifikasi berjenjang di Internal Korkot. Temen-temen assistant bermain dalam peran utamanya.
  2. Setelah data tersebut telah divalidasi, maka Rekan Asmandat Korkot memiliki kewajiban untuk memasukan data ke Aplikasi SIM, Melaporkan data SIM ke Server Pusat, Membuat Laporan progress dampingan level Korkot, guna analisa Korkot.
  3. Dan tentunya setelah kebutuhan data terpenuhi akan ada feedback terhadap hasil (Capaian) ke masing-masing TF / Kelurahan. Dengan kalimat yang lebih popular : “ Analisa Capaian Dampingan”
Nah… fungsi verifikasi berjenjang ini menjadi semakin rumit – stack ketika komunikasi yang terbangun tidak bisa menjadi wadah yang membuat satu sama lain menjadi nyaman. Apalagi ketika TF hanya sebatas yang penting data tersedia, antara butuh dan tidak, akhirnya dipersilahkan data mengalir begitu saja tanpa ada proses “memasak” di internal korkot. Sudah bisa ditebak, akibatnya ketika melakukan Analisa Capaian Dampingan menjadi sasaran kritik.  Terjadi pergeseran acuan data : “DATA TF (bisa jadi SF dengan Faskelnya) “ – “ DATA Asmandat dan Assistant”. …

Apakah memang benar demikian? (bersambung)

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

0 komentar:

Posting Komentar